RINDU AHMAD
Januari tamat. Kenangannya penuh tidak ada ruang sisa. Tapi tidak barang satupun yang akan terkenang lewat tulisan. Semuanya aku simpan di memori treses, Jumud di sana. Mungkin akan hilang karena mengalami interval. Sebenarnya aku tetap menulis, tapi selesai sampai judul. Paragraf-pargrafnya aku ukir di batin. Aku tidak sampai titik dengan apa-apa yang jadi pikiran. Tidak ada momen atau kejadian berkesan bagiku. Januari kemari hanya tentang senin ke senin lagi. Tentang yang lumrah orang kerjakan. Sembahyang, belajar, menangis pun tertawa. bekerja untuk jadi lelah, atau mengagumi untuk sementara kecewa. Semua normal sejalan dengan hukum alam yan bagi kita (manusia) wajar. Tapi hey! justru karena yang wajar itu aku jadi mulai menyadari tentang abu-abunya benar dan salah. Apa beda keduanya? Bahkan dari yang wajar wajar itu, aku sulit memisah keduanya. Tapi mungkin karena aku yang belum paham tentang bagaimana harusnya di klan bumi karena aku belum...